(0322) 311106 Jl. Jaksa Agung Suprapto No.65 dinperpus@lamongankab.go.id

Tingginya Minat Baca Masyarakat Lamongan

PERPUS LAMONGAN > Berita > Umum > Tingginya Minat Baca Masyarakat Lamongan

Membaca pada era revolusi industri 4.0 ini merupakan suatu keharusan yang mendasar untuk membentuk perilaku seseorang. Dengan membaca, seseorang dapat menambah informasi dan memperluas ilmu pengetahuan serta kebudayaan. Tetapi tanpa adanya minat orang tidak akan tertarik membaca. Minat merupakan faktor yang sangat penting yang ada dalam diri setiap manusia. Meskipun motivasinya sangat kuat, tetapi jika minat tidak ada tentu kita tidak akan melakukan sesuatu yang dimotivasikan pada kita. Begitu pula halnya kedudukan minat dalam membaca mendudukan tingkat teratas, karena tanpa minat seseorang sukar akan melakukan kegiatan membaca. (tarigan, 1990).

Dalam undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional pasal 4 ayat 5 menyatakan bahwa “prinsip penyelanggaraan pendidikan adalah dengan mengembangkan budaya membaca, menulis, dan berhitung bagi segenap warga masyarakat”.

Hasil penelitian Program for International Student Assesment (PISA) rilisan Organitation for Economic Cooperation and Development (OECD) tahun 2018 juga menunjukkan rendahkan tingkat literasi Indonesia dibanding negara-negara di dunia. Ini adalah hasil penelitian terhadap 79 negara. Indonesia berada pada rangking 74 dari 79 negara yang disurvey. Rendahnya minat baca masyarakat sangat mempengaruhi kualitas bangsa, karena dengan rendahnya minat baca, masyarakat tidak bias mengetahui dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan informasi di dunia, dimana pada akhirnya akan berdampak pada ketertinggalan bangsa tersebut. Oleh karena itu, untuk dapat mengejar kemajuan yang telah dicapai oleh negara lain, maka perlu menumbuhkan minat baca sejak dini (Sularso, 2017).

Namun hasil kajian kegemaran membaca nasional tahun 2019 yang dilakukan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia menunjukan bahwa budaya membaca masyarakat Indonesia mengalami peningkatan. Kabupaten Lamongan yang menjadi lokasi sampling pada 6 sekolah dengan rincian 3 SMP yang disampling yakni SMPN 1 Lamongan, SMPN 2 Lamongan dan SMPN 3 Lamongan serta 3 SMA yang di sampling yakni SMAN 2 Lamongan, SMAN 1 Lamongan dan MAN 1 Lamongan di Kabupaten Lamongan serta 120 orang pengunjung Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Lamongan menyimpulkan bahwa minat baca masyarakat lamongan pada tahun 2019 sebesar 65,44 %.

Menurut hasil Kajian Kegemaran membaca Perpustakaan Nasional pada tahun 2019 disebutkan bahwa bahwa rata-rata orang Lamongan membaca buku 4 kali per minggu, dengan durasi waktu membaca per hari rata-rata 30-59 menit. Sedangkan jumlah buku yang ditamatkan pertahun rata-rata hanya 5-9 buku. Data yang dirilis Perpustakaan Nasional juga menunjukkan bahwa tingkat kegemaran membaca masyarakat Lamongan meningkat dan tergolong tinggi.