(0322) 311106 Jl. Jaksa Agung Suprapto No.65 dinperpus@lamongankab.go.id

Berita

PERPUS LAMONGAN > Berita
Dinperpusda dalam Khotmil Qur’an, Tadfaul Bala Menuju Kehidupan New Normal

Dinperpusda dalam Khotmil Qur’an, Tadfaul Bala Menuju Kehidupan New Normal

Dalam rangka Tadfaul Bala Menuju Kehidupan New Normal, Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar acara Khotmil Qur’an serentak yang diikuti oleh seluruh masyarakat Lamongan melalui media daring melalui Zoom dan Youtube. Khotmil Qur’an disiarkan secara live streaming dari Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan yang dihadiri oleh Forkopimda, Ketua PCNU, Ketua Umum PD Muhammadiyah Lamongan dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lamongan pada Jumat (29/5/2020).

sumber foto : https://lamongankab.go.id/

Acara tersebut dibuka dengan pembacaan Ummul Qur’an Surat Al Fatihah oleh Bupati Fadeli dan ditutup dengan doa Khotmil Qur’an oleh Ketua MUI KH Abdul Aziz Choiri dan Ketua DMI KH Abdus Salam.

Khotmil Qur’an tersebut juga diikuti secara serentak oleh ratusan musholla, masjid di seluruh kecamatan, perkantoran, pondok pesantren Lamongan yang tergabung melalui aplikasi Zoom. Serta rumah-rumah melalui streaming YouTube.

Bertempat di Aula Cendekia, Dinas Perpustakaan  Daerah (Dinperpusda) Kabupaten Lamongan turut serta melaksanakan Khotmil Qur’an melalui live streaming. Acara dimulai pukul 05.00 WIB yang dipimpin oleh Kepala Dinperpusda, Bapak Kandam, S.Pd, M.Pd beserta jajarannya. Masing-masing peserta khotmil membaca ayat suci Al-Qur’an satu juz sehingga sebelum pukul 09.00 WIB pembacaan ayat suci telah terselesaikan/ khatam dengan baik dan dilanjutkan dengan doa dan penutup.

Dengan dilaksanakannya kegiatan Khotmil Qur’an ini diharapakan dapat menjadi peredam bendana yang saat ini sedang melanda dunia (covid-19), serta menjadi doa dan berkah untuk mengawali tatanan kehidupan normal baru yang produktif dan aman dari covid-19

Momentum Dirgahayu Lamongan Ke 451 di Tengah Pandemi Covid-19

Momentum Dirgahayu Lamongan Ke 451 di Tengah Pandemi Covid-19

Ada hal yang tak biasa dalam momentum peringatan Hari Jadi Lamongan yang jatuh pada hari Selasa, 26 Juli 2020. Virus Corona atau disebut Covid 19 yang pertama kali ditemukan di Wuhan China pada akhir 2019 telah menular dan menyebar ke seluruh dunia termasuk Indonesia. Hal ini yang mendasari segala bentuk kegiatan ditiadakan agar rantai penyebaran virus tersebut terputus.

sumber foto : https://lamongankab.go.id/

Hari Jadi Lamongan (HJL)  yang biasanya diperingati dengan berbagai kegiatan seperti Kirab Budaya, Pameran, Pesta Rakyat kini dilaksanakan dengan cara sederhana namun tidak mengurangi kekhidmatan dari prosesi HJL itu sendiri. Bertempat di Pendopo Lokatantra (26/5) prosesi penyemayaman Lambang Daerah dan Pasamuan Agung dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Tempat duduk berjarak, mengenakan masker dan tidak berkerumun  dalam jumlah banyak. Acara tersebut dihadiri oleh Forkopimda, tokoh Agama dan hanya segenap jajaran pejabat dilingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Lamongan. Sementara Kepala Perangkat Daerah bersama staf mengikuti secara daring (online) melalui live media sosial di kantor masing-masing dengan mengenakan Busana Khas Lamongan (BKL).

Kepala Dinas Perpustakaan Lamongan berserta jajaran dan stafnya juga mengikuti secara daring di Aula Cendekia Dinas Perpustakaan Daerah Lamongan. Meskipun hanya melalui daring, prosesi HJL berjalan dengan lancar. Dalam acara prosesi HJL tersebut, Bupati Lamongan, Fadeli menyerahkan penghargaan berupa sejumlah uang tunai kepada tenga kesehatan sebagai garda terdepan penanganan covid-19 di Kabupaten Lamongan. Selain itu, Bupati Fadeli juga menyerahkan sembako, cairan disinfektan dan masker kepada Desa Tanggap Covid-19, diantaranya Desa Mayong, Glagah; Surabayan, Sukomulyo, Lamongan; Sumberwudi, Karanggeneng, Sukodadi; Blimbing, Paciran; Sukoanyar, turi; Paciran, Paciran; Brondong, Brondong.

Pasien sembuh dari covid-19 juga turut serta dihadirkan di Pendopo Lokatantra untuk berbagi pengalaman selama menjalani penyebuhan dan menerbarkan pikiran positif kepada masyarakat agar bisa sembuh. Sebagai bentuk syukur, Bupati Fadeli  memberikan surat keterangan sehat dan bingkisan berupa vitamin, handsanitizer dan masker.

Diakhir sambutan, Bupati Fadeli mengajak para tamu untuk berdoa,

“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan rahmat kepada pendahulu kita, serta kepada kita semua untuk mampu mengemban tugas pemerintahan dan kemasayarakatan khususnya mampu memperbaiki kembali peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setelah pandemic covid-19 ini berlalu.”

Peringatan Hari Jadi Lamongan memilih makna dan sejarah yang berharga bagi Lamongan. Peringatan tersebut sebagai penghormatan kepada jasa pahlawan jaman dahulu serta sebagai bentuk perjalanan Lamongan dari masa ke masa. Hari Jadi Lamongan yang jatuh pada Hari Kamis Pahing tanggal 26 Mei 1569 M atau pada 10 Dzulhijjjah tahun 976 H, diambil dan ditetapkan dari hari diwisudanya Adipati Lamongan yang pertama yaitu Tumenggung Surajaya oleh Kanjeng Sunan Giri IV.

HASIL POSITIF SURVEY KAJIAN KEGEMARAN MEMBACA MASYARAKAT KABUPATEN LAMONGAN TAHUN 2019

            Kondisi budaya baca masyarakat Indonesia  terutama pelajar menurut berbagai penelitian menunjukkan masih dalam peringkat rendah. Seperti halnya menurut data World’s Most Literate Nations yang disusun oleh Central Connecticut State University tahun 2016 menyebutkan bahwa peringkat literasi membaca (Reading Literation) pelajar Indonesia berada di peringkat ke 60 dari 61 negara yang diteliti. Selain itu hasil penelitian UNESCO melalui Program for International Student Assessment (PISA) pada tahun 2018 juga menunjukkan bahwa keterampilan membaca (reading skills) anak-anak Indonesia pada usia 15 s/d 18 tahun, berada pada urutan 74 dari 79 negara.

            Berbagai upaya pembudayaan kegemaran membaca masyarakat Indonesia telah dilakukan. Berdasarkan hasil Kajian Kondisi Kegemaran Membaca Masyarakat Indonesia Tahun 2018 yang dilakukan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia juga menyebutkan bahwa tingkat kegemaran membaca masyarakat Indonesia secara umum berada pada nilai peringkat 52,92 (tingkat sedang). Hasil Kajian Kondisi Kegemaran Membaca Masyarakat Indonesia Tahun 2018 ini sejatinya telah mengalami peningkatan tingkat kegemaran membaca sebesar 16,44 point dari tahun sebelumnya, yakni meningkat dari yang sebelumnya hanya 36,48 pada tahun 2017, menjadi 52,92 pada tahun 2018.

            Sesuai amanat UU Nomor 43 Tahun 2007, dalam rangka melaksanakan pembinaan, pengembangan, evaluasi dan koordinasi terhadap pengelolaan perpustakaan maka pada tahun 2019 kembali dilakukan Survey Kajian Kegemaran Membaca Masyarakat Indonesia oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yang memiliki tujuan utama untuk (1) melakukan identifikasi dan kajian gemar membaca masyarakat Indonesia dalam rangka mewujudkan budaya baca masyarakat Indonesia, (2) melakukan inventarisasi dan identifikasi kondisi perpustakaan umum dan perpustakaan sekolah di wilayah tersebut, (3) membuat rekomendasi kebijakan nasional dan strategi pengembangan kegemaran membaca di Indonesia.

Kegiatan survey lapangan akan melakukan tiga kegiatan utama yang meliputi, (1) melakukan pengumpulan data yang berkaitan dengan kajian kegemaran membaca (2) melakukan identifikasi dan inventarisasi perpustakaan umum kabupaten/ kota (3) melakukan identifikasi dan inventarisasi perpustakaan sekolah SMP/ sederajat dan SMA/ sederajat.

            Kajian kegemaran membaca masyarakat Indonesia dilaksanakan di 102 Kabupaten/ Kota pada 34 Provinsi. Pada setiap Provinsi terdapat 3 lokasi, yakni 1 ibu kota Provinsi dan 2 daerah lain (Kabupaten/ kota) yang dinilai memberikan gambaran umum kondisi kegemaran membaca di provinsi tersebut. Adapun untuk Provinsi Jawa Timur, 3 Kabupaten/ Kota yang ditunjuk menjadi lokasi kegiatan kajian kegemaran membaca masyarakat Indonesia tahun 2019 adalah Kota Surabaya, Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Gresik. Dalam pelaksanaannya, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia bekerjasama dengan PT. Citra Wahana Konsultan.

            Adapun lembaga pendidikan di Kabupaten Lamongan yang dijadikan sampling survei kajian kegemaran membaca diantaranya, yakni Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan, SMAN 2 Lamongan, SMAN 1 Lamongan, MAN 1 Lamongan, SMPN 1 Lamongan, SMPN 2 Lamongan, dan SMPN 3 Lamongan. Survey kajian kegemaran membaca masyarakat Indonesia tahun 2019 di Kabupaten Lamongan dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus 2019. Metode yang dilakukan dengan menyebarkan kuesioner untuk 20 siswa pada masing-masing lembaga pendidikan serta menginventarisasi data pada perpustakaan sekolah bersangkutan.

            Dalam survey kajian kegemaran membaca masyarakat Indonesia tahun 2019 digunakan Indikator kegemaran membaca yang memiliki sub indikator diantaranya, yakni (a) frekuensi kegiatan membaca (jumlah membaca per minggu), (b) Lama waktu/ durasi membaca dalam sehari (jumlah waktu baca per hari), dan (c) jumlah buku yang dibaca sampai tamat (jumlah buku yang bisa ditamatkanper 3 bulan).

            Hasil survey kajian kegemaran membaca masyarakat Indonesia tahun 2019 menyebutkan bahwa secara rata-rata frekuensi membaca masyarakat pelajar Indonesia adalah 3,4 kali/ minggu atau 3-4 kali per minggu. Rata-rata frekuensi membaca masyarakat berdasarkan provinsi/kabupaten/kota menunjukkan bahwa provinsi Jawa Timur menunjukkan frekuensi membaca sebesar 3,9 kali atau 4 kali per minggu. Kabupaten Lamongan sendiri menunjukkan frekuensi membaca sebesar 4,3 kali atau 4 kali per minggu, hasil yang lebih tinggi dibandingkan Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik yang hanya 3,8 atau 3-4 kali per minggu untuk Kota Surabaya dan 3,6 atau 3-4 kali per minggu untuk Kabupaten Gresik.

Hasil analisis terhadap lama waktu (durasi) membaca per hari menunjukkan bahwa secara rata-rata lama waktu membaca masyarakat pelajar Indonesia yaitu 1,6 jam per hari atau 1 jam 36 menit per hari. Rata-rata lama waktu (durasi) membaca provinsi Jawa Timur yaitu 2 jam per hari. Rata-rata lama waktu (durasi) membaca Kabupaten Lamongan yaitu 2,2 jam per hari atau 2 jam 12 menit per hari. Hasil inipun lebih baik dibandingkan Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik yang Rata-rata lama waktu (durasi) membacanya 2 jam per hari untuk kota Surabaya dan 1,9 jam per hari atau 1 jam 54 menit per hari untuk Kabupaten Gresik.

Hasil analisis dan kajian terhadap jumlah buku yang dibaca per tiga bulan (triwulan) menunjukkan bahwa secara rata-rata jumlah buku yang dibaca masyarakat pelajar Indonesia yaitu 2,8 buku atau ±2-3 buku per triwulan. Rata-rata jumlah buku yang dibaca masyarakat provinsi Jawa Timur yaitu 3,3 buku atau ±3-4 buku per triwulan. Sedangkan Rata-rata jumlah buku yang dibaca masyarakat Kabupaten Lamongan yaitu 3,3 buku atau ±3 buku per triwulan sama dengan hasil yang ditunjukkan Kota Surabaya dan kalah dari Kabupaten Gresik yang Rata-rata jumlah buku yang dibaca masyarakatnya 3,5 buku atau 3-4 buku per triwulannya.

Dari hasil analisis survey kajian kegemaran membaca masyarakat Indonesia tahun 2019 disimpulkan bahwa 5 provinsi yang memiliki rata-rata tingkat kegemaran membaca dalam peringkat ‘tinggi’ yaitu, (1) D.I. Yogyakarta dengan tingkat kegemaran membaca (TGM) 63,02  (2) Jawa Timur dengan tingkat kegemaran membaca (TGM) 62,65 (3) Jawa Tengah dengan tingkat kegemaran membaca (TGM) 62,08 (4) Jawa Barat dengan tingkat kegemaran membaca (TGM) 61,40 dan (5) DKI Jakarta dengan tingkat kegemaran membaca (TGM) 60,86. Sementara itu pada tahun 2019 ini, 5 kabupaten/ kota yang memiliki rata-rata tingkat kegemaran membaca dalam peringkat ‘tinggi’ yaitu, (1) Kota Pekanbaru dengan tingkat kegemaran membaca (TGM) 69,42 (2) Kota Yogyakarta dengan tingkat kegemaran membaca (TGM) 68,29 (3) Kabupaten Lamongan dengan tingkat kegemaran membaca (TGM) 65,44 (4) Kota Salatiga dengan tingkat kegemaran membaca (TGM) 64,49 (5) Kota Bandar Lampung dengan tingkat kegemaran membaca (TGM) 64,05.

Mulai munculnya tren positif yang ditunjukkan masyarakat Kabupaten Lamongan dalam pembudayaan kegemaran membaca, memotivasi Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan untuk lebih meningkatkan kuantitas dan kualitas pelayanan perpustakaan baik itu dari aspek tenaga pustakawan, sarana prasarana hingga variasi kegiatan pembudayaan kegemaran membaca di Kabupaten Lamongan. Selain itu penambahan koleksi untuk meningkatkan kegemaran membaca dalam bentuk tercetak maupun digital telah dilaksanakan secara bertahap, kini masyarakat Kabupaten Lamongan selain dapat menikmati layanan tercetak juga dapat menikmati layanan Digital Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan melalui Aplikasi iLamongan.

DIBUKA! PEMILIHAN DUTA BACA KABUPATEN LAMONGAN

DIBUKA! PEMILIHAN DUTA BACA KABUPATEN LAMONGAN

Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan sebagai lembaga yang memiliki kewenangan dan tugas di daerah Kabupaten Lamongan akan menyelenggarakan kegiatan Pemilihan Duta Baca Kabupaten Lamongan Tahun 2020 yang bertujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat secara signifikan dan mengakselerasikan tumbuhnya budaya kegemaran membaca nasional, khususnya di wilayah Kabupaten Lamongan.

IKUTILAH Pemilihan Duta Baca Kabupaten Lamongan Tahun 2020 dengan tema “Bersama literasi mewujudkan Lamongan lebih sejahtera dan berdaya saing.”

Pendaftaran dimulai tanggal 10 – 17 Februari 2020 secara online melalui http://bit.ly/36OCf4l

Ayo ajak Saudara / Teman / Anak Anda untuk mengikuti kegiatan tersebut sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan

Info :
Facebook : Perpusda Lamongan
Instagram : @perpuslamongan
Email : dinperpus@lamongankab.go.id
Web. : https://perpus.lamongankab.go.id
CP. Ibu Ulwi 081362198543

#dutabacalamongan2020 #perpuslamongan #literasilamongan

[Visitasi & Pembinaan Perpustakaan Desa]

[Visitasi & Pembinaan Perpustakaan Desa]

Senin, 27 Januari 2020 Tim pembina Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan melaksanakan kegiatan visitasi dan pembinaan perpustakaan desa dalam rangka pengembangan literasi desa ke Desa Maor Kecamatan Kembangbahu serta Desa Kaliwates Kec. Kembangbahu.

#visitasi #pembinaan #perpustakaandesa #sudutbaca #literasidesa #menujustandarisasi